by

Dra. Sri Hastuti Lastyawati, M.Pd – Ketua MGMP Smk Se-Soloraya – Dari Pelatihan Punulisan Buku Ajar Dan Populer Se-Soloraya Guru Profesional Harus Bisa Menulis Buku

Solo – Tuntutan dunia pendidikan diIndonesia dari hari ke hari semakin meningkat. Hal ini bisa dilihat dari meningkatnya jumlah buku yang dijual secara bebas ditoko-toko buku maupun digrosiran muncul beberapa nama-nama penulis baru yang rata-rata mereka adalah para pendidik atau guru karna disinyalir pekerjaan menulis buku akhir-akhir ini menjadi pilihan para guru karna memiliki korelasi yang jelas antara dunia pendidikan dengan dunia perdagangan hasil dari menulis buku bisa dirasakan oleh penulis tidak sedikit guru yang bisa beli mobil, beli rumah, bahkan studi banding keluar negri adalah hasil reweet dari hasil karyanya yg dibeli oleh penerbit hal ini sudah tidak lagi dipungkiri oleh para pendidik dinegeri ini dan biasa guru yang pandai menulis guru tersebut dipastikan memiliki kecakapan dalam berkomunikasi mampu mentransformasikan ilmunya kepada muridnya mereka cerdas karna apa yg ditulis itu tidak jauh beda dengan apa yg disampaikan kepada muridnya karna itu tuntutan kepada guru agar bisa menulis buku, akhir akhir ini semakin tinggi. Atas dasar itulah musyawarah kerja guru (MGMP SMA-SMK Soloraya) menggelar Pelatihan Penulisan Buku Ajar dan Populer pelatihan yg diselenggarakan selama dua hari yaitu tanggal 23 & 24 Februari 2018 Bertempat di Aula Graha Solo Raya/BP2MK Wilayah III Provinsi Jawa Tengah dibuka secara resmi oleh Ketua MGMP Solo Raya. Saya selaku ketua MGMP SMA-SMK berharap agar pelatihan yg sudah ditrima dan dijalan ii oleh para peserta yg sebagian besar adalah para guru hendaknya bisa ditindaklanjuti kemudian direalisasikan dalam bentuk penulisan buku karna pada dasar guuru yg bisa menulis buku mereka pasti memiliki kelebihan dalam kepemimpinan dan menguasai ilmu managemen.

Dalam pelatihan tersebut MGMP mengundang 4 orang Narasumber terkenal yaitu Prof. Dr. Subiyanto, M.hum Guru besar Linguistik dan Rektor Univ. Ngudi Waluyo Ungaran Semarang, Anas Syairul Pemimpin Umum Harian Joglosemar dan Ketua PWI Soloraya, Cucu Suryanto, SE Manager Penerbit Farishma Indonesia, Drs. Setyo Budi Ketua MGMP PPKN SMA Boyolali. Materi pelatihan yg disampaikan dalam pelatihan tersebut antara lain Mengapa Guru Menulis?, Memahami bahasa penulisan buku, Membuat judul, Outline dan Sinopsis, Mengatasi kebuntuan ide penulisan. Sekali lagi saya menekan agar para guru yang mengikuti pelatihan ini agar mempraktekan atau meneruskan apa yang telah disampaikan oleh para Narasumber sebab profesi penulis merupan Profesi yg terhormat dan mulia adanya karna tulisan itu sebagai jendela pembuka mata dunia tidak ada murid dan tidak guru yang tanpa menggunakan buku artinya buku tetap no 1 dan penulis buku adalah seorang guru sejati karena menjadi seorang penulis tidak semudah membalikan telapak tangan didalamnya butuh proses waktu, butuh proses pelatihan dan butuh ilmu ilmu yang mendasari. (Iqbal/Ris/R).

Comment

News Feed