by

Stadium General SMP IT Abu Bakar Boarding School Yogyakarta, Tahun Pelajaran 2019/ 2020

iKabari.com – Stadium General SMP IT Abu Bakar dilaksanakan pada hari Ahad, 30 Juni 2019 di Aula GOR SMP-IT Abu Bakar Yogyakarta. Pada kesempatan Stadium General inilah pertama kali siswa, wali siswa, dan pihak SMPIT Abu Bakar Boarding School untuk bersilaturahim dan mendengarkan Motivasi dan Penjelasan tentang Pendidikan dan Kesantrian di SMP IT Abu Bakar.

Dalam kesempatan Stadium General ini Siswa dan Wali diperkanalkan dengan SMP IT Abu Bakar Boarding School, dari pengenalan program-program hingga perkenalan staff dan pengajar di SMP IT Abu Bakar Boarding School.  Dalam acara Stadium General ini wali murid juga turut berperan aktif, terbukti dengan antusiasme wali yang bertanya dalam sesi tanya jawab, dan jumlah kehadiran wali yang hampir semuanya menghadiri stadium general.

Sehari sebelum Stadium General diadakan briefing atau Stadium General Pesantrennya oleh Mudir Pondok Pesantren Abu Bakar Ash-Shidiq Yogyakarta (PP ABY), Orang Tua Wali di GOR SMPIT ABY dan Santriwan di Masjid kemudian Santriwati di Aula Lt 3. Kemudian dikenalkan para pendamping selama mondok di PP ABY satu per satu di hadapan para wali santri.

Stadium General ini sebetulnya bertujuan untuk menyamakan persepsi di antara Yayasan Mulia, Ketua Pondok, Kepala SMP IT serta wali murid dengan menghadirkan Ketua Konsorsium Yayasan Mulia, juga beberapa materi tentang cara mendidik anak. Ustadz. DR. Mujidin, M.Si sebagai Ketua Yayasan mengatakan sekolah ini jadikan tempat untuk mengembleng anak-anak kita agar kelak menjadi Generasi Qur’ani yang berakhlaqul karimah.

Lima belas tahun yang lalu di Yogyakarta muncul lembaga pendidikan Islam  yang menamakan diri Sekolah Islam Terpadu (selanjutnya disingkat SIT) ditambah dengan nama full day school dan boarding school. SIT ini berdiri sejak dari Taman Kanak-Kanak sampai dengan Sekolah Menengah Atas. Siswa-siswa sekolah ini berada di sekolah sejak pagi sampai sore, bahkan sebagian tinggal di asrama. Berturut-turut berdiri Taman Kanak- Islam Terpadu (TKIT) Muadz Bin Jabal 1993/1994, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Lukman Hakim 1995/1996, Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Abu Bakar 2001/2002. Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Abu Bakar 2004/2005

Kekhasan yang dimiliki SMP IT Abu Bakar  kota Yogyakarta adalah fullday school dan boarding scholl. Para Siswa yang sekolah di sini belajar sejak pagi sampai sore, bahkan sebagian dari mereka tinggal di asrama. Khusus bagi mereka yang yang tinggal di asrama, secara total  belajar 24 jam dalam pengawasan guru dan memiliki aturan-aturan yang tidak dimiliki sekolah lain (Buku Panduan SMP IT Abu Bakar,Yogyakarta, 2008).

SMP IT Abu Bakar Boarding School Yogyakarta

Secara historis SMP IT Abu Bakar ‘Boarding School’ memperolehinspirasi dari sejarah Islam klasik dan sejarah pendidikan Islam Indonesia –pondok pesantren–.   SMP IT Abu Bakar Boarding School berdiri di atas beberapa prinsip: kerja sama, keseriusan, dakwah, kontinyuitas danketerpaduan. SMP IT Abu Bakar berdiri pada tahun, 2000/2001.

Kepala Sekolah Bpk. Herry Purwanto, S.Pd juga sangat berharap sekali atas kerjasamanya semua pihak. Beliau sedikit menyampaiakan juga terkait SMPIT ABU BAKAR Yogyakarta adalah Lembaga Pendidikan Islam dibawah naungan Konsorsium Yayasan MULIA, Sekolah IT Pertama yang berdiri di DIY tahun 2002.

Visi, misi dan tujuan SMP IT Abu Bakar Boarding School Yogyakarta

Visi SMP IT Abu Bakar adalah menciptakan generasi Islam terbaik untuk mencapai kejayanaan peradaban Islam.  Misinya yaitu ngimplementasikan pendidikan Islam terpadu dengan berbasis pada organisasi sekolah sehat, kurikulum terintegrasi dan SDM yang unggul.

Tujuan SMP IT Abu Bakar Boarding School mencakup 4 hal; Pertama; mengintegrasikan ayat kauniyah dan qauliyah, iman, ilmu dan amal. Kedua, mengintegrasikan fikriah, ruhiah dan jasadiah. Ketiga, meluluskan siswa yang beraqidah lurus, beribadah secara benar, berakhlak mulia, berfikir ilmiah, berkepribadian mandiri, kretaif, disiplin dan berbadan kuat. Keempar, mendorong siswa bersemangat, penuh empati dan bertindak sepenuh hati. Mewujudukan generasi muslim berilmu, berwawasan global, bermanfaat bagi kemajuan Islam kaum muslimin (Dokumnetasi SMP IT Abu Bakar Boardingn School Yogyakarta).

Keempat rumusan tersebut dapat disimpulkan sbb: nilai integrasi, interkoneksi, dan keseimbangan. Ketiga nilai tersebut menjiwai susunan kurikulum yang dibuat di SMP IT Abu Bakar Boarding School Yogyakarta.

Sistem Boarding School

Sistem Boarding School adalah model pendidikan yang diselengarakan secara penuh 24 jam. Siswa dan pengasuh/guru tinggal bersama-sama, dalam suatu tempat, disediakan tempat tinggal, jadwal pengajaran dan kegiatan-kegiatan lain.

Model pendidikan boarding school setidaknya memiliki 2 pra-syarat pokok yang harus dipenuhi; komponen fisik dan non fisik. Komponen fisik meliputi; masjid, ruang belajar, ruang tinggal (asrama). Asrama tinggal harus memenuhi syarat ruang: 4, 2m ditambah 1,6 m, jarak antar tempat tidur 0,9 m. Jendela minimal 0,5 m. Untuk setiap siswa memerlukan tempat 2,3 m, disediakan bathtub  setiap 10 siswa. Disamping itu ada ruang hall, ruang makan, fasilitas dapur, seni dan olah raga.

Perekrutitan tenaga guru, administrasi: dilakukan dengan seleksi secara ketat. Materi seleski meliputi: Ideologi keislaman, komitmen perjuangan, kemampuan profesional, kesehatan dll. Sedangkan pengangkatan serta pemberhentian kepala sekolah, guru dan staf diusulkan dalam rapat oleh sekolah atas dasar kebutuhan di sampaikan kepada BPH.

Pola pembinaan guru dilakukan sbb: secara periodik dengan materi terpogram, bagi tenaga pengajar ilmu eksakta disiapkan syari’ah, sedangkan tenaga pengajar ilmu dieniah disiapkan pola syari’ah dan metode pembelajaran.  Pembinaan potensi dilakukan kepada guru dengan cara up-grading dan training terjadwal. Pembinaan kepada guru tentang ilmu agama berkaitan dengan keilmuan klasik dan penguasaan fardhu Ain dan Kifayah, dilakukan pendalaman tentang psikologi anak.

Tujuan pembinaan ini dilakukan dalam rangka menumbuhkan komitmen dan dedikasi mengajar yangb tinggi, profesional dalam menjalalankan tugas baik teoritik maupun praktik.

Pola Pembinaan dan proses pembelajaran

Anak yang masuk ke SMP IT Abu Bakar, diseleksi secara ketat. a. Pengetahuan dasar umum dan agama yang cukup, b. Bacaan al_qur’an dan takhfidz yang cukup, c. kemampuan bahasa Inggris dan Arab yang cukup, d. Ahlakul karimah e. Keterlibatan dan partisipasi orang tua/wali. Kemudian, raw in-put tersebut dianalisa karakteristiknya, dibuat kontrak belajar, diketahui bakatnya, dan motivasi belajar. Hasil analisa disampaikann kepada guru dan dibuat kelompok belajar. Dengan data tersebut guru dapat merencanakan pola pembinaan yang pas buat masing-masing kelompok. Masing-masing kelompok didampingi seorang guru.

Proses pendidikan yang diberikan kepada siswa berprinsip pada: seluruh waktu adalah proses pembelajaran, guru mendampingi siswa merefleksikan ilmunya, menciptakan situasi kondusif di asrama untuk belajar. Misalnya: siswa dikut sertakan pada aktivitas ibadah qurban, bazaar, bakti sosial, pengajian rutin dengan masyarakat sekitar, setiap malam jum’at, takziah dan aktivitas bulan ramadhan, dll.

Acara Stadium General ada 2 Materi : Materi pertama disampaikan oleh Drs. H. Eri Masruri dengan materi Keislamterpaduan : Tinjauan Sejarah, Visi, Misi, Hakekat dan Tujuan) dengan tujuan mencetak generasi rabbani. Materi kedua terkait Siswa, orang tua dan guru, kita semua adalah Pembelajar yang disampaiakan oleh Ustd. Salim, S.Ag Siswa juga diberikan materi Adab Belajar serta masa Pengenalan lingkungan sekolah bertempat di Masjid dan Aula Asrama Putri untuk yang Putri. Perwalian Orang tua dengan wali kelas (Penjelasan PANTES, pembentukan komite kelas 7 dan sharing).

 

Comment

News Feed