by

Seminar Parenting Sma Al Islam 1 Surakarta Bersama Elly Risman

iKabari – SMA AL ISLAM 1 Surakarta menyelenggarakan seminar parenting dan pembagian rapot penilaian tengah semester 1 (PTS) sabtu, 12 oktober 2019 pukul 07.00 hingga 12.00 WIB.

Acara ini diselenggarakan di The Alana Hotel tepatnya di Arcadia Ballroom, yang dihadiri seluruh Guru Karyawan sekolah , Tamu Undangan Dinas, Pengurus Yayasan Perguruan “AL ISLAM” Surakarta dan Orangtua wali Siswa kelas X, XI dan XII. 1000 tamu undangan antusiasme dalam mengikuti acara seminar parenting ini, sangat luar biasa.

Dalam kesempatan ini pula orang tua wali siswa kelas X, XI dan XII diundang untuk pengambilan rapot penilaian tengah semester 1 (PTS) tahun pelajaran 2019/2020.

Acara diawali dengan penampilan apresiasi seni hadrah dan penampilan tari saman SMA AL ISLAM 1 Surakarta. Dilanjutkan sambutan kepala Sekolah, sambutan yayasan perguruan “AL ISLAM” dan sambutan kepala cabang dinas wilayah VII disdikbud provinsi jawa tengah.

Menginjak acara inti acara yakni Parenting dengan tema “Komunikasi dalam pengasuhan remaja”* dengan narasumber  Psikolog sekaligus Direktur Yayasan Kita dan Buah Hati, *Elly Risman. S.Psi

Di depan seluruh peserta, Ibu Elly Risman menyampaikan 7 pilar pengasuhan anak.

Ketujuh pilar tersebut diantaranya :

  1. Kesiapan menjadi orang tua.
  2. Dual Parenting atau mengasuh berdua.
  3. Tujuan pengasuhan yang jelas.
  4. Komunikasi yang baik, benar, dan menyenangkan.
  5. Mendidik agama sendiri.
  6. Persiapkan anak menjelang baligh.
  7. Mempersiapkan anak jadi generasi millenial.

Dalam presentasinya, Ibu Elly Risman menyampaikan pertama kali harus dilakukan oleh orangtua dalam membangun komunikasi dengan anak adalah *membenahi diri sendiri. Latar belakang keluarga, pola pendidikan yang diperoleh.

Kebiasaan orangtua yang memberikan gadget di usia dini dengan berbagai alasan sangat disayangkan oleh Bunda Elly. Sarana telepon genggam membuka kesempatan untuk anak menjelajah ke area berbahaya, di tambah dengan rasa ingin tahu yang besar.

Di salah satu sesi, ibu Elly mengajak peserta untuk melatih cara berkomunikasi dengan anak. ibu Elly menyebarkan pertanyaan yang umumnya ditanyakan oleh anak dan meminta peserta menjawab dengan bahasa yang singkat, mudah dipahami dan sesuai dengan pertanyaan.

Ibu Elly mengingatkan orangtua harus sering berlatih menjawab pertanyaan – pertanyaan ini, membekali diri dengan pengetahuan yang berkaitan, bersikap tenang dan tidak menghakimi anak saat mereka bertanya.

Komunikasi yang sederhana dan jelas serta sikap orangtua yang santai akan membuat anak merasa nyaman dalam mengungkapkan perasaan dan pendapat mereka. Hal ini diakui oleh sebagian orangtua ternyata sulit untuk menjawab pertanyaan sederhana dengan bahasa yang mudah dipahami dan singkat.

“Adanya peserta yang hadir dari para ayah merupakan kejutan menyenangkan bagi saya. Biasanya kalau seminar seperti ini yang hadir adalah kaum ibu. Saya minta para ayah untuk melatih cara berkomunikasi dengan anak. Sudah terbukti saat dipraktekkan, ayah yang paling sulit membuat diskusi menyenangkan dan mudah dicerna anak. Ayah juga diminta untuk membagi tugas dengan pasangannya dalam membangun komunikasi dengan putra putrinya di dalam rumah. Sehingga komunikasi dapat berjalan baik, sesuai visi antara ayah dan ibu, dengan begitu diharapkan anak–anak merasa nyaman dan terbuka kepada orang tua mereka”, tutur ibu Elly.

Acara diakhiri dengan sesi “tanya jawab dan foto bersama”. Harapannya dalam kegiatan ini akan memberikan masukan yang positif bagi orang tua dalam mengasuh buah hati mereka sehingga  akan berdampak baik kepada anak dalam menimba ilmu dibangku sekolah.

Sumber : www.smalsa.sch.id

Comment

News Feed