by

Fenomena Hujan Es di Bogor Berdasarkan Penjelasan Ilmiah BMKG

Fenomena hujan es/hasil merupakan fenomena cuaca alamiah yg biasa terjadi. Kejadian hujan lebat/Es disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat lebih banyak terjadi pada masa transisi/pancaroba musim baik dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya.

Sebagian wilayah Bogor, Jawa Barat, pada Rabu petang sekitar jam 17:00 WIB, tanggal 23 September 2020. Kedatangan hujan tidak wajar yaitu hujan es dibarengi petir dan angin kencang.

Penjelasan ilmiah dari website resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Indikasi terjadinya hujan lebat/es disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat

  • Satu hari sebelumnya udara pada malam hari hingga pagi hari terasa panas dan gerah.
  • Udara terasa panas dan gerah diakibatkan adanya radiasi matahari yang cukup kuat ditunjukkan oleh nilai perbedaan suhu udara antara pukul 10.00 dan 07.00 LT (> 4.5°C) disertai dengan kelembaban yang cukup tinggi ditunjukkan oleh nilai kelembaban udara di lapisan 700 mb (> 60%)
  • Mulai pukul 10.00 pagi terlihat tumbuh awan Cumulus (awan putih berlapis – lapis), diantara awan tersebut ada satu jenis awan yang mempunyai batas tepinya sangat jelas berwarna abu – abu menjulang tinggi seperti bunga kol.
  • Tahap berikutnya awan tersebut akan cepat berubah warna menjadi abu – abu / hitam yang dikenal dengan awan Cb (Cumulonimbus).
  • Pepohonan disekitar tempat kita berdiri ada dahan atau ranting yang mulai bergoyang cepat.
  • Terasa ada sentuhan udara dingin disekitar tempat kita berdiri
  • Biasanya hujan yang pertama kali turun adalah hujan deras tiba – tiba, apabila hujannya gerimis maka kejadian angin kencang jauh dari tempat kita.
  • Jika 1 – 3 hari berturut – turut tidak ada hujan pada musim transisi/pancaroba/penghujan, maka ada indikasi potensi hujan lebat yang pertama kali turun diikuti angin kencang baik yang masuk dalam kategori puting beliung maupun yang tidak.

Hujan es yang terjadi di Bogor, berbarengan juga dengan ada angin kencang yang mengakibatkan banyak pohon yang tumbang pada lingkungan kampus IPB University Dramaga. Beberapa pohon tumbang pada lingkungan kampus IPB Universit langsung menimpah kabel2 PLN yang mengalirkan listrik ke wilayah kecamatan Ciampe Bogor.

Comment

News Feed