by

Komunitas UMKM Maunesia Urun Rembug Hadapi Pandemi Covid-19

JAKARTA – Ikabari: Untuk kali pertama, Komunitas UMKM Masyarakat Uminiaga Indonesia (Maunesia) menggelar acara KOPDAR PERDANA KOMUNITAS MAUNESIA, di Resto Kawali Cikokol, Tangerang, Banten, Sabtu (19/12/2020). Kopdar perdana ini diikuti puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Selain Kopdar, salah satu acara tersebut adalah urun rembug. Para pelaku UMKM akan mencari solusi pengembangan sekaligus pemasaran produk UMKM di masa pandemi Covid-19. “Kita harus bersama-sama mencari cara bagaimana para pelaku UMKM dapat survive (bertahan) di tengah masa pandemi seperti sekarang,” kata Ketua Panitia Kopdar Maunesia, Gery Suryanto, Jumat, 18 Desember 2020, dikutip dari situs www.uminews.com.

Diketahui bersama, Pandemi Covid-19 membuat sendi-sendi sosial dan kegiatan perekonomian masyarakat jadi terbatas. Untuk itu, acara ini dinilai sangat tepat untuk mencari solusi yang tepat agar mereka tetap bisa bertahan di tengah pandemi.

Meski digelar di masa Pandemi Covid-19, panitia memastikan teknis pelaksanaannya mengikuti aturan Protokol Kesehatan (Prokes). Gery mengatakan, dari semua anggota Komunitas Maunesia, peserta yang hadir maksimal 50 orang, tidak sampai setengah dari kapasitas tempat yang digunakan. “Tidak semua member (anggota) hadir. Kami patuhi Prokes,” tegas pria yang berprofesi sebagai pengusaha katering ini.

Member Komunitas Maunesia

Gery menjelaskan jumlah anggota Maunesia berjumlah ratusan pelaku UMKM. Mereka tersebar di beberapa wilayah di Indonesia seperti di Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bogor, Bima, Sulawesi Tengah, Kalimantan, Cianjur, Yogyakarta, dan beberapa daerah lainnya.

Para pelaku UMKM tersebut, kata dia, tidak bisa sendiri-sendiri menghadapi pandemi COVID-19, melainkan harus bersama-sama. Pasalnya, dengan menghadapi Pandemi secara bersama-sama, maka akan terasa lebih ringan ketika menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. “Kami akan bertukar informasi dan berbagi ilmu bagaimana menghadapi kondisi yang serba sulit ini. Pastinya kami akan saling membantu sesama pelaku UMKM,” ujar Gery Suryanto.

Sementara itu, Bedi Prabowo, salah satu pendiri Maunesia, mengatakan ada beberapa program yang akan dijalankan pihaknya sebagai upaya memajukan pelaku UMKM di Indonesia. Menurut Pakar UMKM ini, salah satu strategi yang digunakan adalah bekerjasama dengan pihak-pihak berkompeten untuk mengakomodiri dan mempromosikan produk-produk UMKM.

“Kami sedang melakukan pendekatan dengan Indonesia Mall milik Bank Rakyat Indonesia (BRI). Indonesia Mall ini berafiliasi dengan marketplace-marketplace besar di Indonesia,” beber Bedi.

Bedi berharap dengan menggandeng Indonesia Mall, maka produk-produk UMKM akan lebih dikenal calon konsumen, mudah diketahui masyarakat maupun pemangku kepentingan lain. Strategi berikut, Komunitas Maunesia juga menggandeng media massa online berskala nasional, yakni Uminews.com untuk turut mengenalkan dan mempromosikan produk-produk UMKM maupun sosok/figur Pelaku UMKM di Indonesia.

“Apa yang kami (Maunesia) lakukan semata-mata untuk majunya UMKM di Indonesia. Kami berharap ke depannya dapat bekerjasama dengan stake holder-stake holder (pemangku kepentingan) yang peduli terhadap keberlanjutan UMKM,” pungkasnya. * zaky/ikabari/rilis

Comment

News Feed